Tips Yang Benar Dalam Mengajari Anak Sholat Menurut Tahapan Umurnya

Sholat adalah rukun iman yang paling ditekankan setelah dua kalimat syahadat. Oleh karena itu hendaknya penanaman kewajiban ibadah ini ditanamkan pada diri anak sedini mungkin agar anak memiliki pondasi yang kokoh dan menjadikan sholat sebagai sebuah kebiasaan yang dia butuhkan untuk dirinya sendiri.

Peran orang tua memiliki andil yang besar dalam membangun kebiasaan anak ini karena keduanya merupakan figur terdekat bagi anak mereka. Kedua orang tua sebagai suritauladan terdekat anak haruslah terlebih dahulu memberi contoh yang baik untuk sholat tepat pada waktunya, sehingga ia mampu mengajak anak untuk sholat di masjid bersamanya.

Mendidik anak untuk sholat dilakukan secara bertahap sesuai dengan tingkatan umurnya. Nah berikut ini adalah ajaran yang harus dilaksanakan oleh ayah atau bunda di setiap tahapannya.

Tips Yang Benar Dalam Mengajari Anak Sholat Menurut Tahapan Umurnya

Tips Yang Benar Dalam Mengajari Anak Sholat Menurut Tahapan Umurnya

  • Umur 0-2 tahun

Pada tingkatan usia ini, Wujudkanlah suasana islami dalam mengenalkan anak anda pada ibadah shalat. Biasakan anak anda untuk melihat ayah bundanya mendengarkan adzan, sholat tepat waktu, sholat berjamaah, dan membaca ayat-ayat al-quran. Anda juga bisa berpamitan kepada si kecil ketika hendak melakukan sholat dengan berkata: Nak, ayah dan bunda mau sholat dulu ya, adek tunggu dulu di sini.

  • Umur 2-3 tahun

Ketika anak anda sudah memasuki fase usia 2 hingga 3 tahun, mulailah ajak anak anda untuk melakukan sholat bersama. Jangan jenuh untuk selalu mengajak anak anda untuk melakukan sholat bersama ayah bundanya. Hal ini untuk membiasakan si kecil untuk mencontoh ibadah sholat anda.

  • Umur 4-6 tahun

Pada fase selanjutnya yakni usia 4 hingga 6 tahun, hendaklah ayah dan bunda menceritakan tentang pentingnya ibadah sholat bagi buah hati anda. Anda bisa menceritakah kisah-kisah teladan tentang orang yang rajin dan khusyuk sholatnya.

Pada usia ini, kenalkanlah pula anak tentang masjid, adab-adabnya, sholat berjamaah di masjid serta kegiatan-kegiatan yang dilakukan di masjid. Anda juga sudah bisa mulai mengajarkan tentang tata cara melakukan ibadah wudhu dan ibadah sholat serta melengkapi pengetahuan anak anda dengan menyekolahkannya di TK Islami.

  • Umur 7-9 tahun

Pada saat anak berada pada fase usia ini, para ayah dan bunda sudah harus memulai mengajarkan ibadah sholat dengan cara penekanan dan pengokohan. Pada usia ini, seharusnya anak sudah mengetahui kewajibannya. Pada saat mendengar adzan, ia harus mulai mengambil wudhu. Ia juga sudah mengetahui tatacara melakukan gerakan sholat. Jadi tugas ayah dan bunda disini harus selalu bersikap tegas untuk selalu menyuruh anak sholat tepat pada waktunya.

  • Umur 10 tahun ke atas

Usia ini adalah usia anak yang sudah masuk dalam fase aqil dan baligh sehingga sudah ada kewajiban dalam dirinya untuk melaksanakan sholat. Jadi jika anak tidak mau sholat ketika berada pada fase ini, ayah dan bunda bisa memberikan denda sehingga menimbulkan efek jera bagi sang anak. Namun anda harus ingat, bahwa sebagai orang tua anda harus bisa bersikap adil dalam menentukan denda bagi anaknya.

Baca juga : Konsep Mendidik Secara Islami Dalam Pembentukan Karakter Pada Anak

Nah itu tadi adalah beberapa tips untuk mengajarkan anak anda melakukan ibadah sholat sesuai dengan tingkatan umurnya. Jangan lupa sebagai ayah dan bunda, anda harus senantiasa mendoakan buah hati anda agar selalu bisa istiqomah dalam menjalankan ibadahnya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

 

The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

| Keluarga Samawa.com © 2015 Suported by Belajar Office.com |