LiburanLiburan Asik !!

Takut Naik Gunung? Yuk Simak Tips Mendaki Bagi Pemula Berikut Biar Lebih Tenang

Gunung adalah salah satu spot yang selalu menarik untuk didaki. Walaupun saat ini sudah banyak pendaki yang sukses membuktikan bahwasanya kegiatan naik gunung itu sangat menyenangkan, nyatanya tidak sedikit orang-orang yang takut untuk mengikuti jejak tersebut karena berbagai alasan, salah satunya adalah belum pernah berpengalaman.

naik gunung

Padahal sebenarnya sudah banyak pendaki yang memberikan referensi mengenai tips mendaki bagi pemula yang bisa diperhatikan supaya yang bersangkutan bisa sukses menikmati keindahan pemandangan dari atas gunung.

Baca juga : Taman nasional Meru Betiri

Tips Mendaki bagi Pemula yang Harus Diperhatikan

Latih Keseimbangan dan Otot kaki Terlebih Dahulu

Tips yang pertama ialah melatih keseimbangan dan otot kaki. Ini penting untuk diperhatikan karena mendaki gunung tidak hanya memerlukan fisik yang sehat saja, tetapi juga membutuhkan tenaga dan ketahanan yang tinggi. Trek menuju puncak itu bukan perkara yang mudah terutama bagi pemula sehingga yang bersangkutan harus melatih keseimbangannya.

Kegiatan ini juga akan membuat tubuh merasa lelah terutama pada bagian kaki sehingga pemula yang hendak mendaki juga wajib melatih otot kakinya. Untuk melatih otot kaki bisa dilakukan dengan cara lari baik di pagi hari maupun di sore hari, paling tidak seminggu sebelum berangkat dan harus dilakukan secara rutin.

Sementara untuk latihan keseimbangan bisa dilakukan dengan senam kecil seperti berdiri dengan hanya satu kaki saja. Mengenai waktu pelaksanaannya, latihan keseimbangan ini bisa dilakukan setelah latihan lari.

Siapkan Perlengkapan yang Dibutuhkan

Tips mendaki bagi pemula yang kedua adalah siapkan perlengkapan yang dibutuhkan. Ini juga menjadi tips yang penting untuk diperhatikan karena jika pendaki pemula melakukan kekeliruan dalam membawa perlengkapan, akibatnya bisa fatal.

Perlengkapan dasar yang harus dibawa oleh pendaki baik pendaki pemula maupun pendaki profesional adalah sama, yakni terdiri atas senter, matras, tenda, sleeping bag, tas kecil, tas besar, kaos kaki, sepatu atau sandal gunung, tutup kepala, sarung tangan, jaket, mantel, peralatan memasak di gunung dan kalau perlu siapkan tongkat juga untuk meringankan beban tubuh.

Sangat disarankan agar pendaki pemula melakukan pendakian ini dengan orang-orang yang sudah terbiasa naik gunung supaya dia bisa bertanya mengenai saran dan pengetahuan tentang apa saja perlengkapan yang biasanya dibutuhkan nanti.

Bawa Konsumsi dan Jangan Lupa untuk Membawa Bungkusnya Kembali

Konsumsi juga termasuk dalam daftar hal penting yang harus dibawa saat mendaki. Jangan sampai Anda kehabisan konsumsi saat sedang mendaki sehingga penting kiranya Anda memperhatikan jumlah konsumsi yang akan dibawa. Diantara konsumsi yang dibawa tersebut jenisnya adalah beras, lauk kalau memungkinkan, roti, cokelat, mie instan, kopi, teh atau susu dan air secukupnya.

Selain membawa konsumsi, selalu ingatkan diri Anda sendiri untuk membawa pulang sampahnya. Jangan sampai Anda meninggalkan sampai tersebut, karena tindakan ini hanya akan membuat gunung jadi tambah kotor.

Ikuti Instruksi yang Diberikan oleh Petugas Gunung

Tips mendaki bagi pemula yang satu ini tidak hanya wajib diperhatikan oleh para pemula, tetapi oleh semua orang yang berniat untuk naik gunung juga. Instruksi ini biasanya akan diberikan oleh petugas saat proses pendaftaran. Simak baik-baik instruksi tersebut dan jangan lakukan apa yang dilarang oleh mereka.

Baca juga : Tips berlibur yang edukatif untuk anak

Jangan Sungkan untuk Meminta Istirahat

Terkadang mendaki gunung itu seperti ada deadline-nya, harus bisa sampai ke puncak jam sekian supaya bisa menikmati pemandangan sunrise misalnya. Nah, walaupun teman yang mendaki dengan Anda sudah menetapkan hal tersebut, sangat disarankan agar Anda tidak terlalu memaksakan diri.

Artinya, jangan sungkan untuk meminta berhenti sejenak jika Anda merasa lelah. Jangan khawatir akan dibilang cupu karena bagaimanapun juga kondisi tubuh Anda yang lebih utama.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.