LiburanLiburan & Berwisata Asyik !

Tahapan-tahapan Balita Dalam Belajar Berjalan

Perkembangan balita akan sangat terlihat saat di usia 1 hingga 2 tahun. Dan biasanya, tahapan-tahapan balita dalam belajar berjalan dimulai dari berbaring di tempat tidur, duduk, merangkak hingga akhirnya bisa berjalan. Berjalan merupakan kemampuan dasar utama yang harus dimiliki oleh bayi pada awal usiannya.  Biasanya bayi akan mulai berajalan pada usia 9 hingga 14 bulan.

Untuk melalui tahapan-tahapan ini hingga bayi dapat berjalan, pastinya peran dari orangtua sangat penting. Oleh karena itu, perhatian bunda sangat mempengaruhi hasil dalam proses belajar berjalan sang buah hati.

Tahapan-Tahapan Balita Dalam Belajar Berjalan

  1. Duduk

Pada usia 4-7 bulan bayi sudah mulai bisa untuk duduk. Proses ini bermanfaat untuk memperkuat otot-ototnya dan persendiannya yang akan mendukungnya untuk dapat berdiri dan berjalan.

Stimulasi yang dapat bunda berikan yakni seperti mengajaknya bermain misalnya melempar bola kearahnya ataupun membiarkannya berlompat-lompatan di atas paha anda.

Tahapan-tahapan Balita Dalam Belajar Berjalan

Tahapan-tahapan Balita Dalam Belajar Berjalan

  1. Merangkak

Pada usia 7-10 bulan bayi mulai belajar untuk merangkak. Pada tahapan ini bayi muai belajar untuk menggerakkan kedua lengan dan kakinya secara bersamaan. Ada pula beberapa bayi yang menggunakan perutnya untuk merangkak.

Stimulasi yang dapat bunda berikan yakni dengan meletakkan mainan ya agak jauh agar bayi anda mengambilnya. Jangan lupa untuk selalu memberinya semangat saat dia berhasil meraihnya.

Baca juga : Tips Merawat Rambut Bayi Agar Sehat dan Lebat

  1. Berdiri Menggunakan Bantuan

Pada usia 8-9 bulan bayi akan mulai belajar berdiri menggunakan bantuan perabotan ataupun orang yang ada di sekitarnya. Saat bayi sudah mulai bisa untuk berdiri maka bayi akan kesulitan untuk kembali pada posisi duduknya. Sehingga jangan langsung untuk membantunya duduk namun ajari dia bagaimana cara untuk menekuk lutut. Latihan ini dapat memperkuat sendi, tulang, dan otot yang nantinya dibuat berjalan. Stimulasi yang dapat diberikan yakni menarik tubuhnya saat dia sudah dalam posisi ingin berjalan.

  1. Merambat

Saat si kecil sudah mulai dapat berjalan menggunakan bantuan, maka proses selanjutnya yakni merambat pada dinding-dinding rumah. Bunda dapat memberikan bayi tempat pijakan yang empuk sehingga tidak membahayakan saat dia tiba-tiba terjatuh dan jangan lupa untuk memberinya semangat.

  1. Berdiri Tanpa Bantuan

Pada usia 9-12 bulan si kecil sudah mulai dapat menyeimbangkan tubuhnya. Hal ini ditandai dengan bayi anda mulai dapat berdiri tanpa bantuan. Stimulasi yang dapat bunda lakukan yakni mengajak si kecil duduk kemudian membantunya berdiri dan hitung berapa lama si kecil dapat bertahan untuk berdiri tanpa adanya bantuan.

  1. Wah! Si Kecil Sudah Bisa Berjalan

Pada usi 12-18 bulan akhirnya si kecil sudah bisa berjalan setelah melalui tahapan-tahapan yang panjang.  Saat mulai berjalan terkadang si kecil takut dan memilih untuk merangkak. Hal itu wajar, oleh karena itu berikan dia semangat dan pelukan setiap kali dia memulai langkahnya untuk berjalan.

Baca juga : Tahapan-tahapan Balita Dalam Belajar Berbicara

Nah! itulah diatas tahapan-tahapan balita dalam belajar berjalan. Sebagai orang tua yang bijak, tentunya Anda harus terus semangat dalam mendukung proses perkembangan sang buah hati hingga berjalan sempurna.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.