Tahapan-tahapan Balita Dalam Belajar Berbicara

Tak sedikit orang tua yang mengeluhkan, kenapa hingga usia 3 tahun sang anak belum dapat berbicara. Sementara sebagian yang lain mengatakan bahwa anaknya pada usia 2 tahun sudah bisa berbicara dengan lancar. Yup, faktanya memang begitulah adanya. Di usia berapa sang anak dapat berbicara, memang berbeda-beda antara anak satu dengan lainnya.

Namun, agar tidak terjadi keterlambatan, dalam proses berbicara maka bunda harus mengetahui apa saja tahapan-tahapan balita dalam belajar berbicara sehingga dapat mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan agar balita anda tidak terlambat dalam proses belajar berbicara tersebut.

Nah, terkait Tahapan-tahapan Balita Dalam Belajar Berbicara, berikut penjelasan selengkapnya.

  1. Usia 1-6 Minggu (Cooing)

Fase cooing disebut juga fase reflexive atau vocalization. Pada usia ini anak mengeluarkan suara-suara secara reflex ataupun berupa tangisan. Anak baru akan memahami tangisan yang berbeda saat usianya 3 pekan.  Fase cooing yaitu seperti bayi bersuara “ahh” “ohh”.

Baca juga : Buat Para Bunda, Ini Dia Tips Memandikan Bayi yang Benar

  1. Usia 6-7 Minggu (Babbling)

Pada usia ini anak secara tidak langsung mulai melatih kelancaran artikulasinya. Hal ini ditandai dengan suara-suara yang berbeda dalam suasana berbeda.Misalnya saat anak merasa senang dan nyaman. Namun, suara itu masih bersifat reflex.

 

Tahapan-tahapan Balita Dalam Belajar Berbicara

Tahapan-tahapan Balita Dalam Belajar Berbicara

 

  1. Usia 2-3 Bulan

Untuk newborn atau bayi lahir komunikasi yang biasanya disampaikan melalui tangisan. Pada usia 2 bulan biasanya bayi sudah mulai berbicara menirukan suara-suara seperti berkumur. Pada saat usia 3 bulan bayi sudah mulai bisa merespon panggilan orang lain. Untuk menyemangatinya maka berikan dia hadiah mainan yang mengeluarkan bunyi.

  1. Usia 3-6 Bulan

Pada usia ini bayi semakin menunjukkan kepintarannya dalam berbicara. Bahkan dia sudah bisa menentukan nada bicaranya sesuai dengan emosi yang dia rasakan serta menggunakan ekspresi wajah yang pas. Pada rentang usia ini bayi akan mulai berbicara menggunakan suku kata tunggal seperti ‘papa’, ‘mama’.

  1. Usia 6-9 Bulan (Lailing)

Pada usia ini indra pendengaran bayi semakin kuat. Sehingga dia mulai bisa mendengar suaranya sendiri dan ingin mengulanginya terus karena merasa senang.  Dia juga senang menirukan suara dari lingkungannya. Bayi anda mulai bisa mengucapkan kata ya, tidak, mama,papa.

  1. Usia 9-12 Bulan

Pada usia ini bayi sudah bisa memanggil orang tua ataupun pama dan bibinya serta mulai mengerti artinya.  Si kecil juga mulai menggunakan isyarat untuk mengutarakan keinginannya misalnya ingin minum maka dia akan menunjuk gelas.

  1. Usia 12-18 Bulan (True Speech)

Pada usia ini biasanya si kecil  mulai dapat mengucapkan 3-6 kata dengan mengetahui artinya.  Sikecil juga sudah menambah kosakatanya dengan banyak. Pada usia 15 bulan sekitar 3-6 kata maka saat usia 18 bulan sudah bisa mengucapkan 5-50 kata. Bahkan si kecil juga sudah mengungkapkan keinginannya dengan kata-kata.

  1. Usia 18-24 Bulan

Pada usia ini si kecil sudah dapat melakukan perintah dua langkah. Ia sudah bisa membuat kalimat hingga 2 kalimat.  Si kecil juga senang mendengarkan cerita. Bahasa bicaranya pun sudah mulai dimengerti oleh orang lain.

Baca juga : Cara Terbaik dalam Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi

Nah, itulah tahapan-tahapan balita dalam belajar berbicara yang sebaiknya Bunda ketahui. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply