RamadhanSpecial Bulan Ramadhan

Syarat Sah Shalat yang Wajib diketahui oleh Semua Muslim

Syarat artinya sesuatu yang harus dilakukan dimana tanpa sesuatu itu maka tidak akan ada sebuah perbuatan atau kegiatan. Sedangkan sah dapat diartikan sebagai sesuatu yang dianggap resmi. Syarat sah shalat merupakan segala sesuatu yang wajib kita penuhi sebelum mengerjakan shalat. Jika salah satu syaratnya belum terpenuhi maka tidak sah shalatnya.

Jadi, jika Anda mengerjakan shalat namun syarat-syaratnya tidak Anda penuhi, maka shalat yang Anda kerjakan akan sia-sia. Karena dianggap tidak sah. Nah, dalam kitab-kitab ilmu Fiqih dijelaskan kalau syarat sahnya shalat ituSimak tulisan selengkapnya :

Syarat Sah Shalat yang Wajib Anda Tahu

  1. Badan, pakaian dan tempat dalam keadaan suci dari hadast ataupun najis

Sebelum mengerjakan shalat, Anda wajib memastikan kalau badan, pakaian yang Anda pakai dan juga tempat yang ingin Anda gunakan semuanya dalam keadaan suci. Baik itu dari hadats kecil maupun besar dan juga suci dari najis.

Suci dari hadats kecil dapat diartikan kalau Anda sudah berada dalam keadaan berwudhu. Sedangkan suci dari hadats besar adalah Anda tidak sedang dalam keadaan junub (usai melakukan hubungan suami istri) dan haid atau nifas (khusus bagi wanita).

Sedangkan najis dapat diartikan sebagai sesuatu yang kotor menurut hukum syar’i. Apa saja sih yang termasuk katagori najis?

Termasuk dalam katagori najis, seperti darah, nanah, anjing dan babi, sesuatu yang keluar dari kemaluan dan dubur (seperti air kencing dan kotoran BAB), minuman yang mengandung alkohol, bangkai (bangkai manusia, ikan dan belalang adalah pengecualian) dan juga bagian anggota badan hewan yang terpisah karena dipotong ataupun terpotong sementara hewannya masih dalam keadaan hidup.

Baca juga : 5 Syarat Sah Berwudhu Yang Wajib Diketahui Orang Islam

  1. Menghadap kiblat

Dalam mengerjakan shalat, baik itu shalat fardhu maupun shalat sunat, maka syaratnya adalah menghadap ke arah yang telah ditentukan.

Seperti firmanNya dalam surah Albaqarah ayat 144, dimana sebagian ayatnya mempunyai arti :

“Maka palingkanlah wajah Anda ke arah Masjidil Haram. Dimana pun Anda berada, maka arahkanlah wajah Anda ke arahnya.”

Syarat sah shalat

Syarat sah shalat

Kiblat merupakan arah yang merujuk pada suatu tempat. Kiblat umat muslim di seluruh dunia adalah Ka’bah yang berada di dalam Masjidil Haram, kota Makkah Almukarramah. Ka’bah merupakan suatu bangunan berbentuk kotak persegi empat yang terdiri dari tumpukan batu.

Ingat ya, menghadap ke arah Ka’bah bukan berarti Anda menyembah Ka’bah. Sama halnya ketika Anda shalat, sedangkan dihadapan Anda ada sebuah lemari. Apakah hakikatnya Anda menyembah lemari? Nggak kan?

  1. Menutup aurat

Aurat merupakan sesuatu yang dianggap memalukan untuk diperlihatkan kepada orang lain. Aurat di dalam shalat mengarah pada anggota fisik tubuh manusia.

Aurat laki-laki dan perempuan berbeda. Aurat laki-laki adalah sesuatu yang ada di antara pusat dan lutut. Sementara wanita, seluruh tubuh. Kecuali wajah dan dua telapak tangan.

Ketika shalat, aurat ini wajiblah ditutupi dengan pakaian yang suci. Jadi, shalat yang Anda kerjakan tidak akan sah secara hukum syar’i jika Anda tidak menutup aurat Anda dengan benar.

  1. Telah masuk waktu shalat

Waktu shalat semuanya sudah ditentukan. Jadi tidak ada shalat jika waktunya belum sampai.

Tidak akan sah shalat Subuh jika Anda mengerjakannya di jam 12 malam. Seperti itu pula shalat yang lainnya. Kapan sih waktu-waktu shalat itu?

Shalat Subuh. Waktunya dimulai dari terbit fajar yang kedua dan berakhir ketika matahari sudah terbit.

Shalat Dzuhur. Mulai bisa dikerjakaan setelah matahari yang posisinya berada dipuncak langit sedikit tergelincir. Waktu Dzuhur berakhir ketika bayangan suatu benda panjangnya sama dengan ukuran benda tersebut.

Shalat Ashar. Waktunya mulai dari berakhirnya Dzuhur sampai matahari terbenam.

Shalat Maghrib. Mulai dari saat matahari terbenam hingga hilangnya awan merah atau awan senja.

Shalat Isya. Waktunya mulai dari berakhirnya waktu shalat Maghrib, yaitu saat malam sudah mulai tiba, ketika awan merah sudah hilang secara keseluruhan. Waktunya berakhir sampai terbit fajar. Jadi waktu shalat Isya adalah waktu yang terpanjang di antara yang lain.

Nah, itulah diatas syarat sahnya shalat. Jadi, sebelum melaksanakan shalat, pastikan syarat di atas sudah terpenuhi semuanya ya. Semoga tulisan ini memberi manfaat.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.