RamadhanSpecial Bulan Ramadhan

Rukun-rukun Shalat yang Benar Yaitu

Rukun-rukun Shalat – Usai peristiwa Isra’ dan Mi’raj, Rasulullah SAW membawa oleh-oleh untuk para kaum muslimin. Oleh-oleh tersebut berupa perintah wajib shalat sebanyak lima kali dalam sehari semalam. Perintah ini diberikan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW secara langsung, tanpa melalui perantara malaikat Jibril.

Dalam perintahNya, Allah SWT memang tidak menjelaskan secara rinci mengenai bagaimana tata cara melakukan shalat dengan benar. Semua aturan shalat itu berasal dari tata cara Nabi Muhammad mengerjakan shalat. Bagaimana cara nabi melakukan shalat, seperti itulah yang dijadikan dasar aturan atau Rukun-rukun Shalat. Rukun dapat diartikan ucapan dan gerakan terurut yang membentuk hakikat shalat. Tertinggal rukun, berarti shalatnya tidak sah secara hukum syar’i.

Nah dalam beberapa kitab Fiqih, penjelasan mengenai jumlah rukun shalat itu berbeda-beda. Ada yang mengatakan 17 dan ada juga yang mengatakan 13. Perbedaan ini tidak menjadi sebuah masalah yang besar. Perbedaan hanya terletak pada rukun yang sama, ada yang menggabungnya menjadi satu dan ada juga yang memisahnya menjadi satu rukun yang tersendiri.

Baca juga : Syarat Sah Shalat yang Wajib diketahui oleh Semua Muslim

Rukun-rukun Shalat

Rukun-rukun Shalat

Nah, apa saja rukun yang sama tersebut? Simak ulasan berikut ini :

Rukun-rukun Shalat yang Benar Yaitu :

  1. Niat

Seperti halnya moto iklan, ‘Apapun makanannya, minumnya teh botol s*sr*’. Seperti itu juga ibadah. Apapun ibadahnya, dimulainya dengan niat. Niatlah yang membedakan antara pekerjaan biasa dengan ibadah.

Niat wajib dilakukan dalam hati, jika diucapkan lewat mulut namanya lafazh. Ada 3 hal yang wajib Anda tuturkan pada niat shalat,

Pertama, ‘sahajaku’ atau ‘sengaja aku’ atau hanya menyebutkan ‘aku’ saja.

Kedua, shalat dikerjakan apakah fardu atau sunnat dan juga shalat apa yang saat ini akan Anda laksanakan. Contohnya ‘shalat fardhu subuh’, ‘shalat fardhu dzuhur’ dan seterusnya.

Ketiga, karena siapa Anda melaksanakan shalat? ‘lillahi ta’ala’, karena Allah Ta’ala. Bukan karena suami atau istri Anda.

Jadi, sekurang-kurangnya niat shalat adalah ‘sahajaku shalat fardhu ‘subuh’ karena Allah Ta’ala’.

  1. Takbiratul ihram

Takbiratul ihram adalah ucapan “Allahu Akbar” dan disunatkan mengangkat kedua telapak tangan dan memposisikannya sejajar dengan daun telinga.

  1. Berdiri bagi yang kuasa

Bagi yang mampu berdiri maka sangat dianjurkan untuk mengerjakan shalat dalam posisi berdiri tegak. Namun jika ada halangan yang menyebabkan Anda tidak dapat berdiri dengan normal seperti kaki terkilir, terluka parah atau sedang sakit parah, maka dibolehkan mengerjakan shalat dengan duduk atau berbaring.

  1. Membaca Alfatihah

Surah Alfatihah merupakan surah yang wajib dibaca pada tiap-tiap rekaat shalat. Jika jumlah rekaat yang dikerjakan sebanyak 4 rekaat itu artinya Anda wajib membaca Fatihah sebanyak 4 kali di setiap rekaatnya.

Karena Alfatihah merupakan rukun shalat, jadi pelafalannya haruslah benar-benar sesuai dengan yang ada di dalam Alquran. Terkadang karena sering mendengar, Anda menjadi hafal. Tetapi apa yang Anda hafal belum tentu benar. Jadi cek lagi bacaan Fatihah Anda dan cocokkan huruf, baris serta panjang pendeknya sesuai dengan yang ada dalam Alquran.

  1. Ruku dengan thuma’ninah

Ruku merupakan gerakan membungkukkan badan dimana kedua tapak tangan diletakkan pada lutut. Posisi punggung diusahakan lurus seperti papan. Namun jika tidak bisa lurus juga tidak dipermasalahkan.

Sementara thuma’ninah artinya adalah berhenti sejenak walau hanya sekedar sekali bernafas. Artinya ketika Anda melakukan gerakan ruku tidak boleh langsung melanjutkan gerakan berikutnya, tetapi harus diam dulu sebentar. Jadi, tidak ada istilah sembahyang ‘kilat’ ya.

Thuma’ninah inilah yang menjadikan perbedaan pendapat di kalangan para ulama Fiqih. Bagi mereka yang mengatakan jumlah rukun shalat ada 17, maka mereka memisah antara ruku dengan thuma’ninah menjadi dua rukun. Mereka mengatakan kalau thuma’ninah itu merupakan rukun yang tersendiri.

  1. I’tidal dengan thuma’ninah

I’tidal merupakan gerakan bangkit dari ruku’ disertai dengan thuma’ninah.

  1. Sujud dengan thuma’ninah

Merupakan gerakan dimana posisi tubuh tersungkur ke lantai. Dahi, dua tapak tangan dan juga dua lutut diletakkan di atas hamparan sajadah. Gerakan sujud juga wajib disertai dengan thuma’ninah.

  1. Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah

Dalam satu rekaat ada dua kali sujud. Di antara kedua sujud itu ada gerakan duduk, sebagai pembeda antara sujud pertama dengan yang kedua. Duduk inilah yang dinamakan duduk antara dua sujud.  Nah duduk ini juga wajib disertai dengan thuma’ninah.

  1. Duduk tasyahhud akhir

Duduk ini adalah duduk terakhir dalam shalat dimana posisi telapak kaki kiri disilangkan ke dalam kaki kanan. Telapak kaki kanan diposisikan berdiri, dengan ditopang ibu jari.

  1. Membaca tasyahhud akhir

Rasulullah SAW bersabda, yang artinya “Jika Anda dalam posisi duduk tasyahhud akhir dalam shalat, maka bacalah ‘Attahiyyatu lillah’”

  1. Membaca shalawat atas Nabi Muhammad SAW pada tasyahhud akhir

Membaca shalawat atas Nabi Muhammad adalah termasuk rukun shalat. Lafadznya ‘Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad’.

  1. Mengucap salam pertama

Mengucapkan salam pertama termasuk rukun shalat yang berupa perkataan. Artinya Anda harus mengucapkan salam dengan benar dan kedua telinga Anda harus dengan jelas mendengar salam yang Anda lafalkan. Ucapan salamnya adalah ‘asslamualaikum warahmatullah’. Salam pertamalah yang hukumnya wajib, sedangkan salam kedua hukumnya adalah sunat.

Ingat, yang termasuk rukun shalat adalah mengucap salam. Bukan gerakan memalingkan kepala ke arah kanan dan kiri. Gerakan itu hukumnya sunat, bukan termasuk rukun shalat.

  1. Tertib

Melaksanakan rukun secara urut, itulah yang disebut dengan tertib. Urutan rukun tidak boleh ditukar-tukar, misalnya takbiratul ihram dulu baru mengucapkan niat atau sujud dulu baru kemudian bangkit untuk ruku’. Hal ini bisa menyebabkan shalat yang Anda laksanakan tidak sah secara hukum syar’i.

Baca juga : 5 Syarat Sah Berwudhu Yang Wajib Diketahui Orang Islam

Nah, itu tadi adalah 13 rukun-rukun shalat. Jadi baik yang berpendapat Rukun-rukun Shalat itu ada 13 atau 17 sebenarnya semuanya benar dan sama saja. Tidak ada yang salah dengan hal ini. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk para ikhwan dan akhwat semuanya ya.

Leave a Reply