LiburanLiburan & Berwisata Asyik !

Praktekkan Prinsip Kerja Orang Jepang Ini agar Sukses Cepat

Prinsip kerja orang Jepang – Di Indonesia, etos kerja ini masih sangat rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya yang sudah maju, contohnya negara Jepang. Sudah menjadi rahasia umum orang Jepang terkenal disiplin dalam bekerja, selalu datang tepat waktu dan pulang sesuai jadwal.

Dan bila dibandingkan dengan masyarakat indonesia memang bisa dibilang berbeda jauh.  Di negeri ini baik para pegawai baik swasta maupun negeri cenderung suka datang terlambat, dan punya 1000 alasan untuk membenarkan tindakannya. Inilah yang sedikit banyak menjadi penyebab Indonesia lambat maju.

Nah, untuk anda tidak ingin seperti kebanyakan masyarakat Indonesia yang cenderung lambat, sebaiknya intip budaya atau prinsip kerja bangsa Jepang berikut ini, dan jadikan sebagai acuan.

Prinsip Kerja Warga Jepang yang Bisa Membuat Karir Berjalan Mulus

  • Bushido (ksatria).

Prinsip Bushido yang memiliki arti ‘ksatria’ ini merupakan semacam kode etik yang dimiliki oleh para samurai yang hidup di jaman feodal Jepang. Seorang samurai (sebutan untuk ksatria berpedang) wajib memiliki totalitas dan loyalitas terhadap majikan/tuannya. Prinsip ini diterapkan orang Jepang yang senantiasa loyal dan total dalam bekerja untuk perusahaannya. Sehingga jarang ditemukan orang Jepang yang pindah-pindah kerja.

Baca juga : Tips Agar Mencintai Pekerjaan dan Bekerja dengan Penuh Semangat

  • Makoto & Ganbatte Kudasai.

Prinsip etos kerja Makoto ini memiliki arti kejujuran dan juga ketulusan. Orang Jepang memegang teguh prinsip ini dalam bekerja sehingga mereka senantiasa bekerja keras dengan jujur, tulus dan bersemangat. Sedangkan Ganbatte Kudasai sebenarnya merupakan semacam ucapan untuk memberi semangat yang sering diucapkan oleh orang Jepang untuk menyemangati dirinya atau orang lain agar pantang menyerah sebelum tujuannya tercapai.

  • Keishan (kreatif, inovatif dan produktif).

Keishan memiliki arti kreatif, inovatif serta produktif. Inilah yang diterapkan orang Jepang dalam pekerjaan mereka. Mereka cenderung senang bekerja dan menciptakan sesuatu yang kreatif dan inovatif. Mereka cenderung produktif dan senang menemukan hal-hal yang baru. Tak heran jika ada banyak sekali penemuan barang-barang unik maupun teknologi canggih yang asalnya dari Jepang. Ini karena orang-orangnya selalu kreatif dan inovatif.

Prinsip kerja orang Jepang

Prinsip kerja orang Jepang

  • Kaizen (tepat waktu).

Prinsip Kaizen ini wajib dimiliki oleh setiap pegawai atau karyawan dalam hal menyelesaikan pekerjaannya. Ini dapat diartikan menjadi fokus dan tidak boleh menunda-nunda pekerjaan. Jadi sebisa mungkin pekerjaan harus diselesaikan sesuai jadwal dan tepat waktu. Datang terlambat ke kantor atau terlambat mengumpulkan pekerjaan tentu akan menghambat produktivitas kerja. Orang Jepang dikenal sangat disiplin dengan waktu.

  • Semua pekerjaan itu bernilai.

Orang Jepang memiliki prinsip etos kerja yang mana tidak suka memandang remeh setiap pekerjaan yang ada. Mereka menghargai setiap profesi orang. Selain itu, orang Jepang juga tidak pernah merasa malu dengan pekerjaan-pekerjaan yang ringan dan biasanya dikerjakan oleh petugas Cleaning Service seperti mengelap dan merapikan meja, memfotokopi dokumen dan sebagainya.

Bahkan di sekolah Jepang sendiri, murid-muridnya diajarkan untuk membersihkan toilet seminggu sekali. Ini sangat berguna bagi masa depan mereka sebagai pegawai atau karyawan untuk selalu menghargai setiap pekerjaan.

  • Senioritas

Jepang masih mengenal istilah senior-junior. Sehingga di sana, ada istilah senpai untuk menyebut senior dan kouhai untuk menyebut junior. Hal ini memilki arti bahwasanya senior harus dapat mengarahkan, mengajari dan memberi contoh bagi juniornya. Begitu juga sebaliknya, junior wajib menghormati serta mengikuti petunjuk dari senior.

Baca juga : Tips Menjadi Karyawan yang Dipercayai Atasan

Itu dia diatas beberapa prinsip kerja orang Jepang dalam berkarir hingga bisa menggapai kesuksesan yang diimpikan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.