Perbedaan Haji dengan Umroh

0
8

KeluargaSamawa.com – Sebagaimana yang kita tahu, haji dan umroh adalah ibadah yang pelaksanaannya adalah sama-sama di Baitullah. Namun walau tujuannya sama, ada perbedaan diantara keduanya. Lantas, perbedaan haji dengan umroh yang dimaksud? Untuk lebih jelasnya silahkan simak pembahasan selengkapnya berikut ini.

  • Perbedaan Haji dengan Umroh dari Segi Rukun yang Harus Dilakukan

Dilihat dari segi rukun yang harus dilakukan, ibadah haji jelas memiliki rukun yang lebih banyak dibandingkan dengan umroh. Rukun yang harus dilakukan dalam ibadah haji ini meliputi Ihram (berniat beribadah haji dengan menggunakan kain ihram), tawaf (mengelilingi ka’bah sampai dengan 7 kali), Sa’i (berlari kecil antara bukit safa hingga ke bukit marwah sebanyak 7 kali), Tahalul (mencukur rambut minimal sebanyak 3 helai), wukut atau menghadirkan diri di Arafah, mabit atau menginap di muzdalifah serta melempar jumroh di Mina.

Sedangkan rukun yang harus dilaksanakan saat ibadah umroh hanyalah ihram, tawaf, kemudian sa’i dan tahallul, hanya itu saja.

Baca juga : Pengertian Haji dan Rukun Haji

  • Perbedaan Haji dengan Umroh dari Segi Tempat Pelaksanaan

Bedanya haji dengan umroh juga tampak dari segi tempat pelaksanaannya. Secara garis besar memang haji dan umroh ini sama-sama dilakukan di Makkah, namun dalam ibadah haji, ada rukun yang harus dilakukan di luar Makkah yang meliputi wukuf di Padang Arafah, kemudian menginap di Muzdalifah serta melempar jumroh di Mina. Nah, ketga tempat tersebut jelas tidak ada dalam ibadah umroh.

Perbedaan Haji dengan Umroh
Perbedaan Haji dengan Umroh
  • Perbedaan Haji dengan Umroh dari segi Waktu Pelaksanaan

Sebenarnya perbedaan haji dengan umroh yang paling jelas adalah tampak dari waktu pelaksanaannya, dimana umroh ini bisa dilakukan kapan saja kecuali pada 4 hari yang telah ditetapkan yakni tanggal 9 Dzulhijjah yang merupakan hari Arafah, tanggal 10 Dzulhijjah yang merupakan hari Nahar, serta hari tasyrik yang merupakan tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah.

Hal ini jelas berbeda dengan ibadah haji, dimana ibadah haji hanya bisa dilaksanakan oleh seorang muslim hanya pada bulan Dzulhijjah saja, tepatnya tanggal 9 Dzulhijjah sampa 11 Dzulhijjah setiap tahunnya.

  • Perbedaan Haji dengan Umroh dari Segi Hukumnya

Perbedaan haji dengan umroh juga bisa dilihat dari segi hukumnya. Haji adalah rukun islam yang nomer 5 sehingga seorang muslim manapun yang mampu melakukannya baik itu secara fisik maupun secara materi memiliki keajiban untuk menunaikannya. Sedangkan pada ibadah umroh hanya berlaku hukum sunnah muakkad yakni sunnah yang diutamakan.

  • Perbedaan Haji dengan Umroh dari Segi Tingkat Keramaiannya

Perbedaan tambahan antara haji dengan umroh juga tampak dari tingkat keramaiannya. Ibadah haji adalah ibadah yang hanya bisa dilaksanakan setahun sekali, dan tidak sedikit umat islam yang ingin menunaikannya bersama-sama. Makanya tidak heran jika kemudian di tanggal pelaksanaan ibadah haji, Makkah akan penuh sesak dengan orang-orang yang melaksanakan ibadah haji di sana.

Hal ini jelas berbeda dengan ibadah umroh yang bisa ditunaikan kapan saja, otomatis tingkat keramaiannya jauh lebih rendah dibandingkan dengan ibadah haji, dan yang pasti umat muslim tidak perlu terlalu berdesakan saat hendak melakukan semua rukun ibadah umroh.

Baca juga : Makna 5 Rukun Islam yang Wajib Kita Ketahui

Bagaimana, sekarang sudah paham kan mengenai perbedaan haji dengan umroh? Semoga informasi diatas bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.