LiburanLiburan & Berwisata Asyik !

Pasangan Muda Harus Tahu! Inilah 5 Trik Jitu Mengatur Keuangan Keluarga dengan Gaji Kecil

Setelah berumah tangga, Anda akan menyadari pentingnya mengatur keuangan keluarga dengan baik dan efisien, terutama jika jumlah gaji Anda kecil. Apabila tidak cermat dalam mengatur keuangan, bisa-bisa keuangan keluarga defisit. Menyimpan uang memang sulit, namun jika Anda mampu melakukan pengaturan keuangan di aspek lain, bukan tidak mungkin uang Anda masih banyak tersisa di akhir bulan.

Manage Keuangan keluarga

Manage Keuangan keluarga

5 Trik Jitu Mengatur Keuangan Keluarga dengan Gaji Kecil

Bagi pasangan muda, mengatur keuangan untuk keluarga dapat menjadi lebih sulit akibat gaya hidup, sehingga gaji selalu terasa kurang. Oleh karena itulah, pengelolaan keuangan yang benar sangat dibutuhkan. Lalu, bagaimana cara mengelolanya? Berikut kami siapkanĀ  5 Trik Jitu Mengatur Keuangan Keluarga dengan Gaji Kecil.

Baca Juga : Rahasia menjaga hubungan Rumah Tangga Hamonis sampai Tua

Menetapkan Anggaran Belanja

Hal pertama yang harus Anda dan pasangan lakukan adalah menetapkan anggaran belanja. Anda bisa mengikuti prinsip keuangan yang dibuat oleh Elizabeth Warren dalam bukunya All Your Worth: The Ultimate Lifetime Money Plan yaitu prinsip 50:30:20.

Prinsip ini membagi pendapatan Anda dalam 3 bagian, yaitu pos biaya hidup, pos tagihan, dan pos tabungan dengan masing-masing rasio 50:30:20 dari gaji. Untuk biaya hidup, batasi 50 persen dari pendapatan Anda, termasuk untuk makan anggota keluarga. Pos tagihan adalah pos yang wajib dilunasi dan tidak bisa diganggu gugat. Sementara itu, pos tabungan adalah jumlah yang harus ditabung setiap bulannya.

Hindari Kebiasaan Makan Di Luar

Trik selanjutnya yang bisa Anda lakukan untuk mengatur keuangan keluarga adalah dengan tidak makan di luar. Jika Anda hitung, biaya makan di luar jauh lebih mahal dibandingkan dengan membeli bahan-bahan dan memasak sendiri di rumah. Biaya untuk membeli makan dan minuman bisa 3x lipat lebih mahal dari harga aslinya.

Untuk itu, hindari kebiasaan makan dan jajan di luar yang tidak perlu. Bawa sendiri botol minuman Anda dari rumah saat bepergian. Tak hanya itu, bawa pula bekal untuk makan jika Anda akan bekerja atau pergi seharian. Bila Anda terpaksa nongkrong dengan teman-teman, hindari memesan menu yang terlalu mahal.

Mencari Alternatif Harga

Saat berbelanja, Anda akan dihadapkan dengan berbagai pilihan barang dengan berbagai harga. Jika Anda jeli, sesungguhnya kualitas produk-produk di supermarket tidak terlalu jauh berbeda. Oleh karena itu, jika Anda membutuhkan sesuatu, Anda bisa selalu memilih produk dengan harga yang lebih murah.

Misalnya, saat Anda ingin membeli mentega atau ceres, Anda bisa memilih yang harganya tidak terlalu mahal. Bisa dijamin, rasanya pun akan serupa. Bahkan, harga yang lebih murah ini bisa sampai separuh harga dari yang termahal. Selalu gunakan prinsip, jika ada yang murah, kenapa harus yang mahal?

Membeli Barang Bekas Layak Pakai

Apabila Anda membutuhkan sesuatu yang harga belinya cukup mahal, Anda harus mempertimbangkan untuk membeli barang bekas layak pakai. Contohnya saja, kulkas, motor, atau Televisi. Di berbagai marketplace, Anda bisa menemukan barang bekas dengan harga miring dan dengan kualitas yang masih sangat baik.

Baca Juga : Pentingnya Komunikasi dengan Pasangan Setelah Menikah

Membeli barang bekas bisa menjadi langkah cerdas untuk mengatur keuangan keluarga Anda agar semakin irit dan hemat. Syarat membeli barang bekas yang bagus hanya satu, yaitu ketelitian. Pastikan bahwa barang bekas yang akan Anda beli berfungsi dan berada dalam kondisi baik. Selain itu, pastikan juga bahwa harga yang diberikan memang jauh dibawa harga aslinya.

Sisihkan Untuk Ditabung

Seperti yang telah dijelaskan pada prinsip anggaran belanja sebelumnya, sejumlah uang memang sebaiknya ditabung untuk simpanan masa depan. Uang ini wajib disimpan sebesar 10 persen dari pendapatan dan tidak dapat disentuh sama sekali.

Meskipun nampak mudah dalam Mengatur Keuangan Keluarga, namun menabung ini sesungguhnya sulit, karena ada saja kebutuhan pengeluaran. Untuk itulah, menyisihkan tabungan ini membutuhkan disiplin yang tinggi, supaya gaji bulanan Anda dan pasangan tidak menguap begitu saja.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.