LiburanLiburan & Berwisata Asyik !

Panduan Lengkap Mengenai Tata Cara Melaksanakan Shalat Dhuha

Sebagian umat muslim, khususnya yang belum tahu, menganggap shalat Dhuha merupakan shalat sunnah yang tidak begitu penting. Sehingga seperti yang kita lihat, banyak umat muslim yang tidak begitu mementingkan ibadah ini. Padahal, banyak ulama besar yang jelas-jelas, menjadikan sholat dhuha ini sebagai amalan rutin sehari – hari. Tentunya ini menjadi salah satu bukti terkait keutamaan shalat dhuha ini.

Nah, untuk anda yang saat ini belum bisa melaksanakan shalat dhuha, berikut ini kami bagikan ulasan lengkap mengenai Tata Cara Melaksanakan Shalat Dhuha dan hal terkait lainnya.

Kapan waktu dikerjakannya shalat Dhuha ?

Ciri khas yang melekat pada sholat dhuha adalah batasan waktunya. Seperti namanya ‘Dhuha’, batasan waktu mulai matahari muncul hingga matahari akan mencapai puncak. Jika di Indonesia, menurut Waktu Indonesia Barat (WIB), waktu dhuha diperkirakan sekitar pukul 08.00 hingga 11.00 dan waktu bagian lainnya dapat menyesuaikan.

Tata Cara Melaksanakan Shalat Dhuha

Tata Cara Melaksanakan Shalat Dhuha

Jumlah Rakaat Shalat Dhuha

Jumlah rakaat paling sedikit ketika melaksanakan shalat dhuha adalah dua rakaat, satu kali salam sedangkan paling banyak adalah 12 rakaat enam kali salam dengan batas maksimalnya adalah sebanyak mungkin sesuai dengan kemampuan pengamalnya.

Terkait jumlah rakaat ini, Mu’adzah pernah bertanya pada Sayyidana Aisyah terkait apakah Nabi SAW melaksanakan sholat dhuha, dan Aisyah menjawab “Ya, empat rakaat dan beliau menambahi sesuai dengan kehendah Allah SWT”.

Baca juga : Masya Allah !!! Ternyata Keutamaan Sholat Dhuha sangat Luar Biasa

Sholat Dhuha Sebaiknya sendiri atau berjamaah ?

Sholat dhuha pada umumnya dilaksanakan dengan sendiri sendiri, namun ada beberapa ulama yang memperbolehkan melaksanakan sholat dhuha berjamaah. Sebagaimana yang telah tertulis dalam kitab Fathul Bari (Syarah Shahih Bukhari) yang ditulis oleh Imam Ibnu Hajar Al – ‘Asqalani bahwa Nabi Muhammad SAW sedang melaksanakan sholat dhuha dirumahnya [rumah sahabat ‘Itban bin Malik] kemudian orang orang berdiri di belakang Rasul dan merekapun sholat bersama Beliau.

Meskipun begitu, berjamaah maupun sendiri, amalan sholat sunnah dhuha sama saja. Jadi, tidak seperti sholat berjamaah, layaknya sholat fardhu.

Tata Cara Melaksanakan Shalat Dhuha

  • Telah suci dari hadast besar maupun hadast kecil (lebih baik dalam keadaan sudah mandi serta berwudhu)
  • Membaca niat shalat dhuha dan menghayati arti niat dalam hati. Niatnya adalah :
Niat shalat dhuha

Niat shalat dhuha

Yang artinya : “ Aku berniat mengerjakan sholat sunnah Dhuha dua rakaat (dengan menghadap kiblat) karena Allah Taala”.

  • Mengucapkan takbir (Takbiratul Ikhram) sambil mengangkat kedua tangan seperti sholat pada umumnya.
  • Membaca do’a iftitah. Namun poin ini bersifat sunnah dan tidak wajib dilakukan.
  • Membaca surat Al fatihah.
  • Membaca surat pendek. Dianjurkan surat As-Syams pada rakaat pertama dan surat Ad Dhuha pada rakaat kedua.
  • Melakukan gerakan ruku’, i’tidal, sujud dengan bacaan yang sama seperti shalat pada umumnya.
  • Lakukan poin 3-7 pada rakaat kedua.
  • Seusai salam disunnahkan membaca wirid, memperbanyak sholawat, istighfar dan terakhir membaca do’a sholat Dhuha. Do’a shalat Dhuha sendiri sebenarnya tidak memiliki ketentuan wajib, namun Rasulullah SAW sering melafalkan do’a dibawah ini seusai shalat Dhuha :
Do’a sholat Dhuha dan Artinya

Do’a sholat Dhuha dan Artinya

  • Setelah membaca do’a sholat Dhuha, anda dapat melanjutkan dengan do’a lain yang ingin anda panjatkan. Berdo’alah disaat saat Dhuha karena merupakan waktu do’a mudah iijabah oleh Allah SWT.

Baca juga :  7 Manfaat Sholat Dhuha bagi Kesehatan Jasmani dan Rohani

Demikianlah diatas, ulasan kami mengenai panduan atau Tata Cara Melaksanakan Shalat Dhuha. Semoga informasi diatas bisa dijadikan referensi yang bermanfaat.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.