LiburanLiburan & Berwisata Asyik !

Manfaat Penting Imunisasi Pada Balita

KeluargaSamawa.com – Balita sangat rentan sekali terhadap penyakit. Hal ini dikarenakan belum terbentuk kekebalan tubuh yang sempurna pada diri balita. Maka dari itu imunisasi wajib diberikan pada balita sejak dini. Imunisasi merupakan suatu metode medis dalam usaha pemberian kekebalan tubuh pada balita dengan tujuan agar balita terhindar dari penyakit sesuai jenis imunisasinya.  Prinsip imunisasi yakni memasukkan kuman yang dilemahkan ke dalam tubuh untuk menangkal penyakit tertentu.

Manfaat penting imunisasi pada balita wajib diketahui oleh para orang tua sehingga balita mereka dapat terhindar dari penyakit-penyakit tertentu. Dengan vaksinasi dan imunisasi secara teratur, maka balita akan berkembang dengan sehat dan optimal.

Nah berikut, ulasan terkait jenis vaksin imunisasi dan manfaat penting imunisasi pada balita.

  1. Vaksinisasi BCG

Imunisasi bcg (bacillus celmete-guerin) adalah vaksin yang bertujuan untuk mencegah tertularnya penyakit tbc (tuberculosis). Penyakit tbc yakni penyakit yang menyerang paru-paru. Penyakit ini penularannya sangat rentan melalui pernapasan, bersin, dan percikan ludah saat berbicara.

Vaksin bcg biasanya diberikan pada anak sebelum usia 3 bulan, biasanya sekitar usia 1 bulan. Apabila umur anak lebih dari itu, maka untuk melakukan vaksin bcg harus dilakukan uji lab yang mengindikasikan bahwa balita anda negativ  tbc. Pemberian vaksin ini biasanya dilakukan dengan suntikan  pada lengan atas.

Baca juga : Cara Mengatasi Demam Pada Bayi

Manfaat Penting Imunisasi Pada Balita

Manfaat Penting Imunisasi Pada Balita

 

  1. Vaksinisasi Hepatitis B

Manfaat penting imunisasi pada balita selanjutnya adalah untuk menangkal hepatitis B. Virus hepatitis B merupakan virus yang paling berbahaya. Virus ini menyerang hati sehingga dalam jangka waktu lama akan mengakibatkan penyakit kanker hati.  Penularannya pun sangat mudah melalui air liur, virus yang masuk pada luka, nyamuk, keringat, dan jarum suntik. Maka dari itu, balita anda harus diberikan vaksinisasi hepatitis B agar mencegah tertularnya virus ini. Biasanya pemberian vaksin ini dilakukan saat balita berumur kurang dari 7 tahun atau saat lahir.

  1. Vaksinisasi Polio

Vaksin polio diberikan dengan tujuan untuk mencegah balita menderita penyakit polio yang dapat mengakibatkan kecacatan. Virus polio menyerang oto dan saraf yang mengakibatkan penderitanya mengalami pengecilan otot dan  kelumpuhan seumur hidup.  Pemberian vaksin polio dilakukan sebanyak 4 kali dalam rentang anak usia 1- 4 bulan.  Vaksin polio dapat diberikan melalui 2 cara cara pertama yakni ipv, pemberian vaksin melalui suntikan atau injeksi. Cara kedua yakni opv, pemberian vaksin melalui oral atau diteteskan dalam mulut.

  1. Vaksinisasi DPT

Vaksin DPT (difteri, petusis, tetanus) bertujuan untuk mencegah anak terjangkit penyakit DPT. Difteri dapat menyebabkan penyumbatan  dan pembengkakan pada tenggorokan  serta virus ini mengeluarkan racun yang dapat melemahkan otot jantung. Penyakit petusis  jika sudah kronis dapat menyebabkan oneumonia. Sedangkan penyakit tetanus  menyebabkan otot menjadi kaku, sulit untuk bergerak dan bernapas.

  1. Vaksinisasi Campak

Tujuan pemberian vaksin campak yaitu untuk mencegah penyakit campak. Vaksin ini diberikan pada saat anak berusia 9 bulan. Pemberian vaksin juga dapat diulangi saat anak berusia 5 tahun.  Vaksin campak dapat diberikan sekali atau secara berkala.

Baca juga : Tahapan-tahapan Balita Dalam Belajar Berbicara

Demikian informasi terkait manfaat penting imunisasi pada balita. Nah, sudahkah anda memberikan imunisasi pada sang buah hati?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.