LiburanLiburan Asik !!

Inilah 7 Sunnah Saat Menyambut Kelahiran Bayi Menurut Anjuran Islam

Memiliki keturunan atau anak, merupakan hal yang dinanti oleh kebanyakan pasangan yang sudah menikah. Anak merupakan anugerah yang diberikan oleh Sang Maha Pencipta bagi orang-orang yang Ia kehendaki. Jadi, sudah sepatutnya para orangtua bersyukur ketika diberikan kepercayaan bisa memiliki momongan atau anak.

Adapun mengenai ungkapan syukur, ada beberapa hal yang bisa dilakukan dan bisa diistilahkan sebagai sunnah saat menyambut kelahiran bayi. Nah, berikut adalah informasi lengkapnya.

  • Azan dan Iqomah di telinga bayi

Tindakan ini sudah umum dilakukan oleh umat muslim. Dengan melantunkan azan dan iqomah, diharapkan benih-benih perilaku baik akan tumbuh pada sang bayi. Lantunan azan hendaknya sederhana saja.

Azan dianggap dapat menjauhakan bayi dari perbuatan-perbuatan syaitan dan diharapkan memberikan bibit perbuatan baik bagi si bayi.

  • Memberi Nama yang Bermakna Baik

Memberikan nama keturunan hendaknya yang memiliki makna positif. Umat islam disunnahkan untuk memberikan nama yang bermakna baik. Orangtua menganggap nama adalah doa, maka dari itu doa umumnya bersifat baik demi masa depan sang anak.

sunnah saat menyambut kelahiran bayi
sunnah saat menyambut kelahiran bayi

Selain itu nama umat manusia akan dipanggil di akhirat kelak, maka dari itu memberi nama dengan makna yang baik sangat disarankan. Untuk umat islam, nama yang disarankan yaitu nama malaikat serta nabi.

  • Mentahnik

Mentahnik yaitu kegiatan meletakkan kurma yang telah dikunyah ke atas atau di bagian langit-langit mulut bayi. Meskipun sebagian orang mungkin menganggap hal ini berbahaya, namun Sunnah nabi ini ternyata memberikan efek positif bagi kesehatan bayi.

Dari segi kesehatan, kurma memberikan asupan glukosa yang dibutuhkan oleh bayi, karena setelah lahir di dunia, umumnya glokosa bayi sangat rendah sesaat setelah dilahirkan dan kandungan gula dalam kurma akan membantu memberikan manfaat positif bagi kesehatan bayi seperti menguatkan otot-otot bayi dan efek positif lainnya

  • Aqiqah

Aqiqah yang berarti penyembelihan, umumnya dilakukan tujuh hari setelah bayi lahir, jika tidak bisa maka hari ke 14 lalu hari ke 21 dan seterusnya. Bagi yang belum bisa melakukan aqiqah dalam waktu dekat setelah kelahiran bisa dilakukan pada saat sang anak memasuki masa akil baligh. Adapun ketentuan aqiqah yaitu 2 ekor kambing untuk anak laki-laki dan 1 kambing untuk anak perempuan.

  • Mencukur Rambut

Mencukur rambut dianggap sebagai masa dimana sang bayi telah memulai kehidupannya di dunia. Mencukur rambut yang dimaksud yaitu mencukur keseluruhan rambut bayi, bukan hanya memotong sebagian saja. Rambut kemudian ditimbang dan ditukar dengan perak lalu disumbangakn pada fakir miskin.

  • Sunat dan Tindik Telinga

Sunat dapat dilakukan dalam waktu dekat setelah kelahiran. Sunat sendiri selain kewajiban bagi kaum adam juga bermanfaat bagi kesehatan yaitu untuk mencegah penyakit yang berkaitan dengan kelamin. Sedangkan untuk tindik telinga hanya dilakukan oleh anak perempuan sebagai tempat perhiasan.

  • Sujud Syukur

Anda yang telah diberi keturunan patut berbahagia, sebab Anda termasuk orang-orang yang dikehendaki Allah SWT untuk menerima anugerah-Nya. Melakukan sujud syukur adalah salah satu ungkapan terima kasih pada Sang Maha Penguasa.

Baca juga : Tips Mendidik Anak supaya Berakhlak Mulia

Itulah tujuh hal yang dapat dilakukan dan bersifat sunnah saat menyambut kelahiran bayi. Sunnah-sunnah di atas semuanya bersifat positif dan memberikan efek yang baik pula bagi si bayi. Dengan menerapkan Sunnah-sunnah di atas, orang tua berharap anaknya kelak menjadi generasi yang baik dan berbudi pekerti serta tidak melupakan agamanya.

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.