Hukum Dan Pengertian Walimah Pernikahan Dalam Islam

Walimah merupakan salah satu tahapan dalam pernikahan yang terdapat pada ajaran agama islam. Pengertian walimah pernikahan dalam islam adalah sebuah acara yang dilakukan sebagai ucapan rasa syukur setelah diadakannya acara akad nikah. Dalam acara walimah, para mempelai pengantin beserta keluarga menyiapkan jamuan makan bagi para tamu undangan, kerabat, dan sanak saudara.

Baca juga : Pengertian Nikah Dalam Islam Dan Manfaatnya

Saat ini, walimah dikenal juga dengan istilah pesta pernikahan atau resepsi. Dalam melaksanakan acara walimah anda wajib menyajikan makanan yang nikmat untuk para tamu undangan. Bahkan rasulullah saw pernah bersabda untuk menyembelih 1 kambing atau pun sesuai dengan kemampuan dari orang yang mengadakan acara walimah. Ada pun dalam melaksanaakan walimah setelah akad nikah adalah sunah hukumnya.

Pengertian walimah pernikahan dalam islam

Pengertian walimah pernikahan dalam islam

Dalam melaksanakan walimah anda perlu mengikuti beberapa hukum yang berlaku. Oleh sebab itu selain mengetahui pengertian walimah pernikahan dalam Islam, penting juga mengetahui hukum hukum pelaksanaan walimah. Ada banyak hukum dan sunah walimah yang harus anda ikuti dalam melaksanakan acara walimah. Dalam walimah terdapat sunah-sunah yang wajib untuk diikuti, yakni.

  • Melaksanakan acara walimah setelah pasangan suami isteri melaksanakan hubungan badan terlebih dahulu, oleh sebab itu tidak apa apa jika acara walimah diadakan beberapa hari setelah akad nikah
  • Mengundang orang shaleh untuk menjadi saksi dan telah memenuhi dua syarat saksi nikah
  • Menabuh gendang atau rebana serta bershalawat dalam mengiringi masuknya pengantin
  • Bagi para tamu undangan wajib memberikan hadiah pada pengantin sebagai wujud rasa ikut bahagia
  • Mengucapkan selamat dan juga mendoakan yang terbaik bagi pengantin agar bisa membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah mawaddah.

Ada pula hukum dalam menghadiri undangan walimah adalah wajib (fardlu ain). Namun hukum tersebut dapat berupa menjadi sunah apa bila yang mengundang adalah non muslim, yang diundang memiliki keperluan yang lebih penting dan sudah meminta izin pada yang mengundang, serta apa bila anda sudah memiliki undangan dari orang lain terlebih dahulu.

Selain itu, terdapat pula larangan dalam walimah nikah islam. Masih ada hukum lainnya yang memperbolehkan seseorang tidak menghadiri undangan walimah pernikahan yakni, orang yang mengundang merupakan orang yang melakukan kejahatan, pihak yang mengundang mengharapkan imbalan tertentu dari tamu undangannya, tidak memiliki biaya untuk menghadiri acara walimahan, dan tidak dapat menjangkau acara walimah karena jaraknya yang jauh.

Baca juga : Inilah Tata Cara Serta Adab Ta’aruf Menurut Islam

Dimana larangan tersebut berupa mengumpulkan para tamu undangan pria dan wanita dalam satu tempat yang sama. Hal ini disebabkan karena akan terjadi pandangan haram antar bukan muhrim apa bila para tamu undangan dikumpulkan di satu tempat yang sama.

Sekian pembahasan tentang hukum dan pengertian walimah pernikahan dalam islam. Semoga dapat bermanfaat!

Leave a Reply