LiburanLiburan & Berwisata Asyik !

Hati-Hati Saat Anak Anda Tertelan Duri? Ini Bahaya dan Cara Mengatasinya

Banyak ibu sangat berhati-hati saat memberi anaknya makan dengan lauk ikan. Kenapa? Karena para ibu itu khawatir kalau-kalau duri ikannya tertelan oleh sang buah hati. Sekalipun mereka khawatir, tapi tetap saja ikan menjadi menu favorit keluarga, pasalnya, selain nikmat rasanya, ikan juga diyakini mengandung protein tinggi, sehingga baik untuk pertumbuhan dan kecerdasan anak.

Baca juga : Tips Supaya Anak Berprestasi

Nah, supaya anak tidak sampai tertelan duri ikan, biasanya ibu-ibu memisahkan terlebih dahulu ikan dengan durinya atau memasaknya hingga durinya lunak menggunakan alat presto. Tapi bagaimana ya jika anak terlanjur menelan duri ikan? Kira-kira apa bahayanya bagi kesehatan? Dan bagaimana cara  mengatasinya?

  • Bahaya Ketika Tertelan Duri

Tidak hanya pada anak-anak, pada orang dewasa pun, tertelan duri ikan itu cukup berbahaya dan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan. Dan akan lebih berbahaya jika duri itu kemudian menusuk area tenggorokan. Kenapa? Karena akan menyebabkan infeksi dan menimbulkan nanah. Gejala ini disebut Abses ritoparingeal.

Hati-Hati Saat Anak Anda Tertelan Duri

Hati-Hati Saat Anak Anda Tertelan Duri

Ketika anak Anda mengalami Abses ritoparingeal, maka tenggorokan anak Anda akan terasa sakit, anak akan mengalami demam dan keluarnya cairan saliva yang sangat banyak. Selain akan mengalami Abses ritoparingeal, bahaya lain yang mungkin terjadi adalah pendarahan abses, gangguan pernafasan, hingga terjadi pneumonia jika infeksi sudah mulai menyebar.

  • Saat Anak tertelan Duri, Ini Cara Mengatasinya

Dengan melihat bahaya ketika anak tertelan duri, maka apa yang bisa dilakukan? Karena kalau tidak segera ditangani dikhawatirkan bahaya kesehatan seperti yang disebutkan di atas dialami oleh anak kita.

Ada beberapa cara untuk mengatasi permasalahan anak tertelan duri ini, cara yang pertama yang bisa dilakukan adalah memberi anak minum dengan jumlah yang cukup banyak. Tujuan dari meminum air ini, supaya duri yang menyangkut di tenggorokan bisa terbawa oleh air. Namun jika belum bisa, maka kita perlu menggunakan cara lainnya.

Setelah cara pertama dicoba dan tidak berhasil, maka Anda bisa pakai cara kedua. Caranya dengan menyuapi nasi kepada anak Anda. Tapi sebelum dimasukkan ke mulut anak, nasi ini perlu dikepal-kepal dulu supaya memadat. Tujuannya supaya duri nyangkut di nasi dan ikut masuk ke dalam saluran pencernaan.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengajak anak Anda berkumur dengan air garam. Jika anak berkumur air garam, maka mampu merangsang munculnya dahak. Jika dahak sudah dihasilkan, diharapkan akan mampu mendorong duri tersebut keluar bersama dahak.

Baca juga : Pentingnya Memeriksakan Anak ke Dokter Gigi Secara Rutin

Lalu, bagaimana jika duri juga tidak kunjung tertangani? Jika Anda sudah tidak bisa menanganinya, maka jalan terakhir adalah meminta pertolongan kepada tenaga medis. Anda bisa datang ke dokter umum untuk membantu anak Anda, jika dokter umum tidak mampu, maka Anda perlu datang ke dokter THT.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.