LiburanLiburan & Berwisata Asyik !

Cara Terbaik dalam Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi

Anda pernah mendapati ruam di sekitar area popok (alat kelamin, bokong, dan paha) terjadi pada si kecil? Oya, buat yang belum tahu, ruam popok adalah peradangan pada kulit bayi yang tertutup oleh popok. Ruam biasanya terjadi akibat adanya reaksi kulit yang bergesekan dengan air seni dan tinja yang menumpuk pada popok. Awalnya ditandai dengan kemunculan kulit kemerahan pada bokong bayi

Hal ini lumrah terjadi dan hampir semua bayi pernah mengalaminya. Meskipun ruam popok biasanya tidak berbahaya, hal tersebut berpengaruh pada kenyamanan bayi. Si kecil seringkali menjadi lebih rewel saat mengalami ruam popok.

Ruam popok umumnya terjadi pada dua tahun pertama usia bayi. Gejala ruam popok bisa Anda ketahui dengan adanya kulit bengkak berwarna kemerahan, terutama pada area yang tertutup oleh popok. Selain itu, si kecil juga biasanya akan sering rewel, apalagi saat area tersebut dibersihkan atau tersentuh.

Cara Terbaik dalam Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi

Cara Terbaik dalam Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi

Untuk itu, sebaiknya terapkan beberapa cara mengatasi ruam popok pada si kecil yang benar berikut ini. Silahkan di simak..

  • Gantilah popok bayi secara rutin

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan rutin mengganti popok bayi agar area popok tidak mengalami kelembaban yang berlebihan dan bebas jamur serta bakteri.

  • Bersihkan bagian kulit bayi yang sering tertutup popok

Tak bisa dipungkiri jika kebersihan kulit bayi di area popok menjadi kunci utama agar penyembuhan ruam semakin cepat dan ampuh untuk mencegahnya kembali. Jadi, setiap Anda mengganti popok bayi, wajib hukumnya membersihkan area tersebut. Jika tidak, maka bakteri akan menumpuk disana.

Baca juga : Buat Para Bunda, Ini Dia Tips Memandikan Bayi yang Benar

  • Biarkan kulit bayi bernapas

Penggunaan popok pada bayi yang lebih efisien, telah membuat sang bunda terbiasa bahkan selalu menggunakannya seharian penuh. Padahal, hal ini sangat tidak baik untuk kesehatan kulit bayi. Anda sebaiknya sesekali membiarkan kulit si kecil bernapas tanpa harus terhalangi oleh popok yang menutupi.

  • Pastikan kulit bayi dalam keadaan kering saat memakai popok

Selain kebersihannya, area popok sangat penting dijaga kelembabannya. Setiap akan memakaikan popok pada bayi, Anda harus memastikan jika kondisi kulitnya telah benar-benar kering. Jika tidak, maka kadar kelembaban kulit di area tersebut akan semakin meningkat dan berpotensi untuk pertumbuhan jamur dan bakteri.

  • Hindari penggunaan produk bayi berbahan kimia

Selama membersihkan dan mengeringkan area popok, Anda harus menghindari pemakaian produk bayi yang memakai zat kimia. Seperti contohnya sabun, tissue basah, dan bedak tabur. Penggunaan produk-produk tersebut masih saja ada meskipun sebenarnya bahaya iritasi kulit akan semakin meningkat.

  • Kenakan popok yang sesuai

Pemilihan popok pada bayi juga harus Anda perhatikan. Jika si kecil mengalami ruam, maka sebaiknya Anda memilih ukuran popok satu tingkat lebih besar, baik popok sekali pakai maupun popok kain. Hal ini dimaksudkan agar ukuran popok pada bayi tidak terlalu ketat menggesek kulit.

  • Oleskan krim pencegah ruam

Setiap mengganti popok bayi, Anda sebaiknya mengaplikasikan salep atau krim pencegah ruam yang biasanya mengandung zinc oxide pada kulit area popok.

Nah, itulah cara-cara yang bisa anda praktekkan saat si kecil mengalami ruam popok. Yang terpenting adalah menjaga kebersihan dan mengatur kelembaban kulit area popok pada bayi. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.