LiburanLiburan & Berwisata Asyik !

Bagaimana Hukum Zakat Fitrah dengan Uang menurut Syariat Islam?

Zakat fitrah merupakan zakat yang wajib dilaksanakan bagi setiap orang Islam. Zakat fitrah dilakukan setiap setahun sekali, yaitu bertepatan pada bulan Ramadan. Pada dasarnya, zakat fitrah yang diberikan biasanya berupa makanan pokok sehari-hari, misalnya beras. Namun, masyarakat Indonesia, tak sedikit juga yang memilih memberikan zakat fitrah dalam bentuk uang.

Lantas, bagaimanakah hukum zakat fitrah dengan uang tersebut? Untuk lebih jelasnya, silahkan simak ulasan lengkapnya berikut ini.

  • Pengertian Zakat Fitrah

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi online, zakat adalah jumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya menurut ketentuan yang telah ditetapkan oleh syariat.

Hukum Zakat Fitrah dengan Uang

Hukum Zakat Fitrah dengan Uang

Menurut bahasa, zakat fitrah adalah membersihkan atau mensucikan diri dari dosa-dosa dan memperbaiki hati setelah sebelas bulan sebelumnya. Menurut istilah, zakat fitrah adalah sebagian harta yang wajib dikeluarkan orang Islam kepada orang yang berhak menerimanya sesuai dengan syariat islam. Zakat terbagi menjadi tiga, yaitu zakat fitrah, zakat mal, dan zakat profesi. Dalam pembahasan kali ini, kita akan berfokus pada zakat jenis pertama, yaitu zakat fitrah.

Baca juga : Makna 5 Rukun Islam yang Wajib Kita Ketahui

  • Golongan yang Berhak Menerima Zakat

Lalu, siapa sajakah orang-orang yang berhak menerima zakat? Dalam surat At-Taubah ayat 60 dijelaskan bahwa terdapat delapan golongan orang yang berhak menerima zakat, yaitu orang fakir, orang miskin, amil zakat, mualaf, budak, orang yang terlilit utang, orang yang berjuang di jalan Allah, dan musafir.

  • Hukum Zakat Fitrah dengan Uang

Mengenai hukum zakat fitrah dengan uang, para ulama berbeda pendapat terkait dengan masalah ini. Pendapat pertama menyatakan bahwa diperbolehkan bagi orang Islam untuk membayar zakat fitrah dengan menggunakan uang. Pendapat kedua menyatakan bahwa tidak diperbolehkan bagi orang Islam untuk membayar zakat fitrah dengan uang. Pendapat ketiga menyatakan bahwa diperbolehkan bagi orang Islam untuk membayar zakat fitrah dengan uang jika ada kemaslahatan.

Jumhur (sebagian besar) ulama berpendapat bahwa zakat fitrah harus dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok. Hal ini didasarkan pada hadits Bukhari Muslim yang menyebutkan Ibnu Umar ra berkata bahwa Rasulullah mewajibkan zakat fitrah satu sha’ pada umat muslim.

Pada saat ini, membayar zakat dalam bentuk uang merupakan sesuatu yang tidak bisa dimungkiri. Kini, kebutuhan mustahik (para penerima zakat) sangat beragam. Kebutuhan mustahik tidak hanya sebatas bahan makanan pokok. Bahkan, kadang kala memberikan zakat fitrah dalam bentuk uang kepada mustahik akan lebih membantu mereka karena uang dapat ditukar dengan hal-hal yang memang mereka butuhkan.

Yusuf Al-Qardhawi pernah beragumen tentang hukum zakat fitrah dengan uang. Menurut Yusuf Al-Qardhawi, ada dua alasan yang mungkin menyebabkan mengapa zakat fitrah diberikan dalam bentuk makanan pokok pada zaman Rasulullah. Pertama, pada saat itu, tidak semua orang mempunyai dinar atau dirham. Para pemberi zakat bisa langsung memberikan zakat fitrah berupa makanan dengan mudahnya dibandingkan memberikan zakat fitrah dalam bentuk uang. Kedua, karena nilai mata uang pada zaman Rasulullah tidak stabil.

Baca juga : Dengan Berzakat Rezeki Berlipat, Apakah Benar?

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa hukum zakat fitrah dengan uang diperdebatkan oleh para ulama. Namun, ulama fiqih modern saat ini telah banyak yang memperbolehkan untuk membayar zakat fitrah dengan uang karena menimbang dan menganalisis adanya perbedaan kondisi pada zaman Rasulullah dengan zaman sekarang. Di Indonesia, banyak orang Islam yang telah membayar zakat fitrah dengan uang. Bahkan, dalam keadaan tertentu, membayar zakat fitrah dengan uang bisa menjadi lebih utama.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.