LiburanLiburan & Berwisata Asyik !

5 Tips Menabung untuk Pernikahan Agar Bisa Menikah Tahun Depan

Setelah lama menjalin tali asmara dengan pasangan Anda, Anda pasti ingin untuk segera mempersuntingnya bukan? Sebab, untuk apa Anda menunggu lama lagi jika memang jodoh Anda tersebut sudah ada di depan mata? Namun faktanya, untuk menggelar sebuah acara pernikahan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Ada banyak faktor yang mesti dengan matang dipertimbangkan.

Persiapan tabungan menikah

Salah satunya adalah dari segi kesiapan ekonomi kedua belah pihak. Biaya acara pernikahan sudah pasti tidaklah murah. Anda harus menyiapkan budget untuk menyewa gedung, catering, kostum, hingga dekorasi pernikahan. Oleh sebab itu, agar dana untuk biaya pernikahan bisa dengan cepat terkumpul, perhatikan tips menabung untuk pernikahan di bawah ini.

Baca juga : Pengertian hukum dan tata cara khitbah

Tips Menabung untuk Pernikahan Paling Mudah

Tabungan Khusus Berdua untuk Pernikahan

Sebelum siap berkomitmen menjalani kehidupan rumah tangga, maka Anda dan pasangan wajib terlebih dahulu berkomitmen untuk membuat tabungan khusus pernikahan. Tabungan ini disarankan dibuat dalam bentuk tabungan deposito. Tujuannya, agar tabungan bersama tersebut tidak mudah terkuras untuk keperluan yang lain.

Perlu diketahui bahwa tabungan ala deposito itu hanya bisa diambil dalam jangka waktu tertentu. Ada yang hanya bisa diambil setiap tiga bulan sekali, atau bahkan ada yang hanya selama satu tahun sekali. Dengan begini, tabungan pernikahan menjadi lebih aman dan tidak akan gampang habis karena tidak bisa diambil begitu saja.

Mengurangi Budget yang Tak Perlu

Tips menabung untuk pernikahan yang selanjutnya adalah mulai mengurangi kebiasaan boros Anda maupun pasangan. Anda yang biasanya lebih memilih untuk naik transportasi online kini bisa mulai berhemat dengan memilih untuk naik transportasi umum.

Anda juga perlu mulai mengurangi kebiasaan Anda untuk berbelanja bahan makanan di supermarket dan menggantinya dengan cara berbelanja di pasar. Mengganti kebiasaan boros yang nampak remeh ini akan sangat berdampak pada keutuhan kondisi keuangan Anda. Sehingga, sisa kelebihan uang yang didapat dari kebiasaan yang lebih hemat ini bisa dialihkan ke keperluan tabungan pernikahan.

Mengurangi Biaya Kencan di Akhir Pekan

Ini nih yang menjadi salah satu biang kerok kenapa Anda dan pasangan tak kunjung menabung demi acara pernikahan. Pasalnya, Anda dan pasangan lebih sering untuk menghabiskan uang demi aktivitas kencan di akhir pekan. Contohnya seperti menonton di bioskop, makan di restoran mahal, atau bahkan shopping baju couple di pusat perbelanjaan.

Daripada Anda membuang uang Anda dan pasangan untuk kegiatan semacam itu, sebaiknya Anda mulai membicarakan pada pasangan agar lebih serius dalam menabung. Boleh-boleh saja Anda dan pasangan berkencan, tapi mulai sekarang lakukan saja kencan di rumah yang hanya bermodalkan bensin untuk pulang dan berangkat.

Sebagai ganti makan di restoran berkelas, Anda dan pasangan bisa mulai memasak makanan favorit bersama-sama di rumah. Selain jatuhnya lebih hemat, aktivitas ini juga dijamin akan menambah suasana romantis kencan di akhir pekan.

Baca juga : Tips menjadi istri bijaksana idaman suami

Sepakat Menyisihkan Hingga 15 Persen dari Gaji Utama Berdua

Tips menabung untuk pernikahan yang terakhir adalah berani memotong hingga 15 persen gaji utama dari kedua belah pihak. Katakanlah masing-masing gaji Anda dan pasangan rata-rata mencapai angka Rp3.000.000,-. Maka, 15 persen dari total kedua gaji tersebut adalah Rp900.000,-. Dalam waktu setahun, Anda dan pasangan sudah bisa mengumpulkan uang sebesar Rp10.800.000,-.

Dengan kisaran modal uang pernikahan sebesar itu, Anda sudah bisa kok memesan paket pernikahan di rumah lengkap dengan catering, jasa riasan, dan dekorasinya. Kalau pun Anda lebih memilih untuk menikah di gedung, maka Anda dan pasangan harus rela untuk menyisihkan gaji dengan angka persenan yang lebih tinggi.

Jika Anda masih bertahan dengan penyisihan gaji 15 persen, maka Anda dan pasangan diperkirakan membutuhkan waktu tiga tahun untuk mengumpulkan dana pernikahan sekaligus dana sewa gedung.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.